Searching...

[PengalamanKU] Mengurus Akta Kelahiran

Selasa 8 April , tepat 11hari usia Baim. Abinya baru sempet mengurus akta kelahirannya. :D ...
Tapi Alhamdulillah, terlaksana juga. Tinggal nunggu jadinya :). " 2 minggu ya ", kata ibu pegawai dukcapil. Jadi sekitar tgl 22 April , Abinya kudu balik ke Kantor kependudukan dan Catatan Sipil (dukCapil) lagi untuk ambil Akta kelahiran baim yang sudah jadi.

ini Abi berbagi pengalaman & Tips tuk pengurusan Akta kelahiran, khususnya di wil Jakarta pusat.

1. Setelah lahiran, segeralah abi meminta dibuatkan surat keterangan kelahiran dari bidan/klinik/Rumahsakit tempat lahir.
Pengalaman abi kemaren, di klinik fakhira, setelah lahiran, abi langsung disodorin formulir isian untuk surat keterangan kelahiran. Yang perlu disiapkan : nama bayi, fotokopi KTP Abi dan Umi + pulpen. :) dan klo sudah jadi jangan lupa difotokopi dan minta dilegalisir. Nanti untuk syarat kelengkapan berkas di kantor dukcapil. Tapi kalau merelakan surat keterangan lahir yang asli untuk arsip dukcapil, tak perlu dibuatkan salinan legalisir... :)

2. Dateng ke ketua RT untuk minta surat pengantar, mengurus Akta kelahiran. Dengan membawa map yang berisi : surat keterangan kelahiran dari bidan/klinik/RB/RS, fotokopi KK dan KTP abi + umi, fotokopi surat nikah.
setelah dibuatkan surat pengantar oleh sekretaris RT, kemudian abi minta tanda tangan ke pak RT dan pak RW dgn bawa berkas-berkas tadi. Jangan lupa masukin uang kotak seikhlasnya... Abi kemaren 10rb an. Lebih lebih baik.. :)

3. Dateng ke Kelurahan untuk minta dibuatkan surat keterangan kelahiran. Dengan membawa salinan/fotokopi berkas-berkas sebelumnya. Siapkan juga yang berkas yg aslinya.
Pengalaman Abi, abi datengnya siang jam 1an. Setelah diserahin salinan berkasnya, ditanya keperluannya. Mbak petugas kelurahan bilang " surat keterangan kelahiran saja? pak, ini sekalian ganti KK nya ya." Abi ngangguk. :) . Terus mbaknya bilang. " Jadinya besok ya pak " . Abi nawar " ga bisa sekarang,mbak? " Mbaknya " gak bisa pak, antri.. Masih banyak yg dikerjain. " Abi : " Ok deh, besok pagi ya , mbak.. Terimakasih... " Abi langsung bergerak balik ke kantor lagi.. :)
Besoknya sekitar jam 9 pagi abi dateng ke kelurahan lagi. Langsung tanya ke mbaknya " gimana,mbak udah jadi " mbaknya jawab : " silakan tunggu sebentar pak" sambil ngetik.. Oklah abi tunggu.. Setelah sekitar 10 menitan surat keterangan lahirnya sudah jadi + sudah di ditandatangan Lurah, dan KK yg baru sudah tercetak. Kemudian mbaknya minta KK lama yg asli sambil menyerahkan KK yg baru. " Sudah selesai ini ya ,mbak? " Tanya abi. " Tinggal ongkos cetak sepantasnya pak :) " bilang mbaknya. " Hmm, ok ok ok" sambil nyodorin uang 10ribuan :D. " Terimakasih,mbak :) "
Di surat keterangan lahir dari kelurahan tercetak dibawah ada 2 saksi, disitu tertulis data abi dan umi + kolom tanda tangan. Sebelum melanjutkan ke kantor dukcapil, abi pulang dulu untuk minta tandatangan umi di surat keterangan kelahiran yang dari kelurahan. Kemudian abi fotokopi untuk berkas abi.
4. Dateng ke kantor DukCapil. berhubung abi tinggal di area Jakarta pusat, jadi dateng ke kantor walikota jakarta pusat. Berkas yang dibawa : surat keterangan kelahiran dari kelurahan, surat keterangan kelahiran dari bidan/RB/RS asli atau fotokopi yg telah dilegalisir, fotokopi KK dan KTP abi + umi, fotokopi surat nikah.
Dengan bergegas abi berangkat ke kantor walikota jakarta pusat , jl. Tanah Abang 1 no. 1 .. Sesuai petunjuk pak satpam, abi langsung ke loket 5 (loket dukcapil) yg waktu itu lagi kosong. (Belum tau klo ada antriannya ya diambil dulu diloket informasi :D ). Disana ada ibu pegawai (IP) dukcapil yang siap nrima periksa berkas syarat pembuatan akta kelahiran. Setelah diperiksa berkas, IP meminta surat keterangan kelahiran dari Bidan/RB/RS yg asli. Karena fotokopiannya belum dilegalisir. Dan menyodorkan formulir, untuk diisi dan ternyata masih dibutuhkan dua orang saksi untuk pencatatan kelahiran ini. Saksi tak boleh orang tua anak, tapi orang lain. Kemudian abi pamit dan bergegas ke klinik RB_fakhira tuk meminta legalisir surat keterangan kelahiran dan mencari 2 saksi.
Setelah dapet legalisir, abi berniat minta tolong sama mbak2 di klinik tuk jadi saksi. Tapi mereka tak berkenan. Jadi abi balik ke kantor, berniat temen kantor ada yg rela jadi saksi. Dan alhamdulillah, teh Mina dan mbak Anti rela membubuhkan tanda tangannya di formulir isian dan fotokopi KTPnya. ( Terimakasih banyak tehMina dan mbak Anti) . Kemudian Abi bergegas lagi balik ke kantor walikota. Sampai disana IP belum ditempat .....

Bersambung » bag. 2

Comments
0 Comments

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan buat kami,
jika ada yang kurang berkenan, koreksi, masukan, maupun kesan.

semoga ini jadi sarana saling belajar untuk kita semua.

Terimakasih :)

 
Back to top!